Minggu, 03 Februari 2008

Salam manis buat Sahabat

Salam manis buat Sahabat

(Dhoriefah Niswah El-Fidaa’)

Untaian kata nan indah terdengar…

Senyuman riang nan tumbuh merekah…

Tangisan sayang nan slalu ternantikan…

Canda tawa nan melegakan…

Nasihat nan slalu tertuahkan…

Sangat mahal tuk dilupakan…

Sahabat…

Akankah jeruji-jeruji waktu…

jeruju-jeruji jarak…

mamisahkan persahabatan kita?

Persahabatan kita…

terbina oleh rasa saling menghargai

yang tak kita harap,

namun itu terjadi…

Persahabatan kita…

bagaikan bangunan

yang pabila itu runtuh,

kita bangun kembali…

yang pondasinya tercipta karna kasih sayang…

yang tiangnya berdiri atas dasar saling pengertian…

yang atapnya menghangatkan hati ketika dingin…

dan mendinginkan hati ketika panas…

Kemarahan yang pernah terjadi di antara kita…

Kebencian yang pernah memisahkan kita…

Pertengkaran yang pernah menghiasi persahabatan kita…

Adalah aksesoris kehidupan

Pahit pabila dirasakan

Namun mahal tuk dilupakan

Sahabat …

Pertemuan yang kita bina…

ibarat awal perjalanan

Persahabatan yang kita jalin…

ibarat jalan yang tlah kita lalui

Perpisahan yang tak kita harap…

ibarat akhir segalanya

Tapi…

Jangan jadikan akhir sbagai kehilangan!

Jangan jadikan akhir sbagai kemusnahan!

Tapi akhir adalah awal perjuangan tuk tetap mengabadikan persahabatan…

yang terpisah jarak dan waktu

Jangan salahkan jarak dan waktu!

Karna jarak dan waktu kita bersua…

Karna jarak dan waktu kita berpisah…

Ya…

Untaian kata itu…

Senyuman itu…

Tangisan itu…

Canda tawa itu…

Nasihat itu…

Sangat mahal tuk dilupakan

Tidak ada komentar: